Abu Farhat Photoblog

Harimau Mati Meninggalkan Belang

Posted in Ibrah by abufarhat on October 12, 2011

Arakian, meninggalkan dunia jualah Encik Steve Job…think tanker of Bitten Apple inc.

Hakikatnya, kematian beliau ditangisi banyak orang. Terlalu banyak mereka mereka yang telah disentuh kehidupannya berkat ketegaran dan kekuatan azam beliau.

Ya, kemudian ada yang mengatakan, “ohh, dia mati seorang berjuta yang menangis, berjuta juta mati, terkorban di Somalia, Palestin toh cuma seorang dua yang menangis”. Ungkapan tersebut memang benar, setidaknya dari segi mesej. Tapi dalam menyikapi sesuatu hal atau perkara, bukan cuma satu sisi yang kita lihat, jika tidak sia sialah tuhan menciptakan kita dengan 2 sisi, baik dan negatif.

Manusia mati meninggalkan nama, bunyi pepatah orang tua tua kita. Kenapa demikian? Kerana tidaklah berguna kematian seseorang kalau seandainya tidak memberikan kebaikan kepada manusia lain. “mongabihan bogheh yo (menghabis beras sahaja) bak kata orang sembilan negeri.

Belajar dari encik steve job, dia bukan sahaja mencipta item, tetapi yang lebih besar lagi, membudayakan kreasi beliau dalam kehidupan masyarakat banyak. Dia melihat apa yang diinginkan masyarakat, dan bergerak dari titik tersebut. Hasilnya, seperti yang kita lihat sekarang, manusia sanggup berhutang demi hal yang tersebut.

Dan anda, termasuk juga saya…dalam kurun ke berapa kita hidup, apakah perubahan yang telah kita bawa dalam kehidupan masyarakat amnya?

Bukankah kata nabi…sebaik baik manusia adalah yang paling banyak manfaatnya untuk manusia sejagat?
Duduk didepan komputer, laptop, hanphone, oh ya, iPhone, iPad dan yang lainnya sambil memberitahu dimana anda berada tidak memberikan apa apa manfaat, hatta anda jadi “Mayor” di tempat particular tersebut.
Mengutuk kejahatan, keburukan sesuatu pihak adalah manifestasi iman, tapi itu hanya pada tingkat paling bawah. Ia harus ditindaki dengan perbuatan, usaha untuk mengubah keburukan tersebut. Jika tidak, ia akan turut berbuah sia sia. Bukankah besar kemurkaan Allah untuk mereka yang tidak berbuat tentang apa yang dikatakan sebelumnya?

Dan sesungguhnya, kita punya yang sangat diperlukan manusia. Keperluan akan cara hidup yang sebenar yang dapat memberi kebahagian di dunia dan akhirat sana. Jadi kita tidak perlu bersusah payah mencipta. Allah hanya minta kita membuatkan “marketing” untuk produk agung ini. Soal hasil akhir, itu milik Dia. Tapi, usaha tersebut harus dengan bersungguh sungguh, sepertimana bersungguhnya Steve Jobs dalam membangunkan kembali empayar Apple yang pernah anjlok satu ketika dahulu.

Saya setuju tentang seberapa baik manusia tersebut, jikalau seseorang manusia kufur terhadap Zat yang mencipta, kebaikannya akan hangus seperti daun kering dibakar api. Tapi biarlah perbicaraan tersebut menjadi hak mutlak Allah.

Tapi kebaikan adalah tetap kebaikan. Nama Steve Job telah pon tercatat dalam sejarah.

Lalu bagaimana dengan kita?

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: