Abu Farhat Photoblog

Islamic Non Muslim

Posted in Ibrah by abufarhat on June 24, 2009

Memori Co Ass

Tiit…tiit…tiit…

Cuma bunyi monitor vital sign yang kedengaran. Sesekali terdengar suara perawat berbicara perlahan. Saya sudah mulai bosan menunggu di ruang ICU RS Pelamonia tersebut. Sudah 2 jam lebih, hampir 3 jam menunggu. Sesekali memeriksa vital sign dan post operation (caesarian section) bleeding. Celakanya pemberitahuan saya bertugas di ICU tiba tiba, tidak sempat untuk ke bilik mengambil laptop atau sekadar Mushaf.

Doc..Doc..

Suara ibu tersebut memecah suasana. Akhirnya, kerja dari midazolam berakhir.

Ibu : Doc…bagaimana anak saya doc?

Dasar ibu! Yang pertama diingat setelah sedar adalah anak yang dilahirkan dengan pembedahan tadi.

AF : Syukur , baik. 3 kg beratnya, perempuan.

Ibu : Puji Tuhan Jesus, lengkap satu pasang doc. Anak pertama saya laki laki.

Saya sengaja tidak mengajak dia berbual lebih lama. 8 jam lebih menahan kesakitan dan melewati sebuah operasi memeras tenaga, secara sedar atau tidak. Ibu tersebut perlu beristirehat lagi.

Ibu : Saya takut awalnya tadi doc. Sebelum operasi.

Suara lemah tersebut kedengaran lagi.

AF : Takut? Takut apa?

Ibu : Takut kalau operasi saya sulit. Takut kalau susah melahirkan.

Belum sempat saya memberikan respon, dia bersuara lagi.

Ibu : Saya orangnya cerewet doc. Waktu hamil apalagi. Saya di sini bertiga, sama suami. Seringkali saya menyusahkan suami saya, mungkin kerana sebelum menikah, saya anak yang manja. Mujur suami saya baik orangnya. Kalau orang lain yang jadi suami saya, barangkali saya sudah dipukul.

Anak pertama saya juga susah lahirnya doc. Sudah 8 jam tidak lahir lahir. Sakit sekali. Tapi habis saya minum air basuhan kaki suami saya langsung bisa lahir. Mudah.

Tadi sebelum saya masuk kamar operasi, saya cium memang tapak kaki suami saya. Minta maaf sama dia. Takut gara gara itu Tuhan mempersulit saya.

AF : ……………………

Cerita ibu tersebut malah buat saya tambah terdiam.

Banyak pengalaman saya sewaktu clerkship di O & G dulu. Tapi ini, yang paling berkesan. Seorang wanita yang beragama kristian, memiliki pandangan yang jelas tentang pentingnya peranan seorang suami . Berapa ramai antara kita yang beragama Islam, terutama kaum hawa yang kemudian berfikir, ada faktor redha Allah dan redha suami dalam memudahkan proses kelahiran? Saya pernah mendapat seorang perempuan yang beragam Islam, terus menerus memaki suaminya, meminta ditandatangani persetujuan operasi Caeseran Section, gara gara tidak kuat menahan sakit, padahal suaminya hanya seorang buruh kasar.

Dan kalimat Almarhum Sheikh Muhammad Abduh, ulama Indonesia tersohor pun terngiang,

“ Aku pergi ke negara barat, dan aku melihat Islam diamalkan di sana. Aku pergi ke negara yang banyak umat Islam, tetapi aku tidak merasai hal yang sama”.

Advertisements

2 Responses

Subscribe to comments with RSS.

  1. naim said, on August 4, 2009 at 11:03

    seronok plakk aku bace blog ko ni, bab..
    O&G tu Oil n Gas ke..?

  2. abufarhat said, on August 4, 2009 at 11:03

    alhamdulillah ada yang suka…O & G tuh Obstetrics and Gynaecology…biasanya orang sebut bahagian sakit Puan…


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: